Jangan ragu bersahabat dengan penyandang cacat! Kunci utamanya, berinisiatiflah untuk mengajak bicara dan tawarkan keinginan kita untuk membantu saat kita bertemu dengan penyandang cacat di mana saja dan kapan saja. Penyandang cacat bisa menjadi sahabat yang baik, tidak sebagaimana yang umumnya kita pandang. Caranya:

TUNANETRA
Bersahabat dengan saudara kita yang tunanetra; buta total (Totally Blind) atau lemah penglihatan (Low Vision):
* Sapa dan buat kontak dengan menyentuhkan tangan kita pada siku lengan penyandang tunanetra.
* Bila pergi makan bersama, gunakan arah jarum jam untuk memberitahu letak makanan yang ada di piringnya sebagai petunjuk.
* Pamitlah sebelum kita pergi dengan memberitahukan situasi lingkungan dimana dia berada
* Petunjuk lengkap bagaimana bentuk pendampingan bagi penyandang tunanetra dapat dibaca dalam buku terbitan Lembaga Daya Dharma berjudul “Peduli Tunanetra”.

TUNARUNGU
Bersahabat dengan saudara kita yang Tunarungu/wicara; kurang dengar, terganggu bicaranya atau tidak dengar dan tidak bicara:
* Bicara berhadapan muka dengan muka, bicaralah dengan membuka mulut lebar sesuai dengan pengucapan huruf yang jelas dan perlahan.
* Jika bisa, gunakan bahasa isyarat. Apabila sulit atau tidak tahu, gunakkan gerakan tubuh yang mengilustrasikan sebuah makna kata/kalimat yang dimaksud, bisa juga gunakan pesan/komunikasi tertulis pada kertas atau di telapak tangannya.
TUNAGRAHITA
Bersahabat dengan saudara kita yang tunagrahita; hambatan kecerdasan:
* Jangan melihat dengan pandangan aneh.
* Sapa dan ajak bicara dengan kalimat yang sederhana Bila ada yang tidak berkenan pada sikap, kata, perbuatan dan penampilannya, jangan ditertawai, tetapi beritahukan dan beri bantuan secara langsung.
TUNADAKSA
Bersahabat dengan saudara kita yang tunadaksa; hilang atau tidak berfungsinya anggota tubuh, terutama tangan dan kaki:
* Ajak bicara dan beri bantuan yang sesuai untuk membantu gerak mobilitasnya.
* Bantulah mengambil benda yang tidak terjangkau gapaian tangannya
* Berjalanlah bersama dengan menyesuaikan gerak langkah kakinya atau kursi rodanya.